JENIS PERBEDAAN RAM: SDRAM, DDR1, DDR2, DDR3,& SODIMM

SDRAM (Synchronous Dynamic Random Access Memory) RAM jenis ini memiliki kemampuan setingkat di atas EDO-RAM. Slot memori untuk SD RAM adalah 168 pin. Bentuk SD RAM adalah Dual Inline Memory Modul (DIMM). Memiliki kecepatan di atas 100 MHz. Biasanya masih banyak dipakai untuk Komputer Pentium 2 dan Pentium 3 dan Komputer Pentium 4 generasi pertama ada yang masih menggunakan jenis RAM ini

Contoh gambar SDRAM:

 

Doule Data Rate (DDR) RAM (sering disebut DDR1), dengan data transfer 64 bits, DDR SDRAM menggunakan DIMM 184 pin. DDR SDRAM memberikan transfer rate sebesar : memory bus clock rate x 2 x 64 / 8. Jika frekuensi bus 100 MHz, berarti maksimum kecepatan transfer datanya adalah (100x2x64) /8, yaitu 1600 MB perdetik. Diperuntukan untuk Motherboard Pentium 4 generasi kedua dan selanjutnya.
Contoh gambar RAM DDR1:

DDR 2 RAM, Merupakan kelanjutan dari teknologi DDR SDRAM. Diperkenalkan pertama kali pada kwartal kedua tahun 2003, kemudian pada akhir tahun 2004 DDR2 mulai menggantikan standar DDR1. Tidak seperti DDR SDRAM, DDR2 menggunakan DIMM 240 pin, dan tidak kompatibel dengan DDR SDRAM yang menggunakan 184 pin.

Contoh gambar RAM DDR2:

 

DDR3 RAM, merupakan pengembangan lanjutan dari DDR2, dimana keuntungan utama dari DDR3 adalah memiliki kemampuan transfer data dua kali lebih cepat dari DDR2. DDR3 mengkonsumsi daya 30% lebih hemat dari DDR2, hanya 1.5 V (DDR2 1.8V, DDR1 2.5 V). Pasokan daya 1.5 V, bekerja dengan baik dengan teknologi 90 nanometer.

Contoh gambar RAM DDR3:

 
SODIMM itu “Small outline Dual Inline Memory Module” sama saja fungsi dan kinerjanya dengan memori PC biasa, ada DDR1, DDR2 dan DDR3 juga, hanya saja memori jenis ini hanya diperuntukan bagi laptop/notebook. Secara fisik dia lebih kecil dari memori PC biasa.

Contoh gambar SODIMM:

 

Masalah untuk jenis apa itu tergantung dari dukungan colokan memori di motherboard, karena setiap generasi memori memiliki colokan pin memori yang berbeda (DIMM pin), misalnya memori DDR2 tidak bisa di pasang di mobo DDR3, atau sebaliknya. Kalau performa tentu keluaran generasi terakhir yang lebih baik (DDR3)

 

 

Penjelasan Tentang Pengertian DDR RAM dan SDRAM

Double-Data-Rate Synchronous Dynamic Random Access Memory, lebih dikenal sebagai DDR SDRAM atau disingkat DDR RAM, adalah jenis memori komputer yang sangat cepat. DDR RAM didasarkan pada arsitektur yang sama dengan SDRAM, tetapi menggunakan sinyal clock berbeda untuk mentransfer data lebih cepat dua kali dalam jumlah waktu yang sama. Dalam sistem komputer, sinyal clock adalah frekuensi osilasi yang digunakan untuk mengkoordinasikan interaksi antara sirkuit digital, simply put, sinkronisasi dan komunikasi. Rangkaian digital ini dirancang untuk beroperasi pada sinyal clock yang dapat merespon naik atau turunnya sinyal.

Chip memori SDRAM hanya memanfaatkan sisi munculnya sinyal untuk transfer data, sedangkan DDR RAM mentransfer data pada kedua sisi naik dan turun dari sinyal clock. Oleh karena itu, DDR RAM pada dasarnya dua kali lebih cepat SDRAM.
Kecepatan  RAM bekerja sama dengan bagian depan bus (FSB) dari sebuah sistem komputer. FSB adalah data saluran dua arah yang mengirimkan informasi dari unit pengolahan pusat (CPU) ke seluruh motherboard untuk berbagai komponen, termasuk RAM, chip BIOS, hard drive dan slot PCI. Oleh karena itu, sistem komputer dengan FSB dari 133MHz menjalankan DDR SDRAM yang pada dasarnya akan melakukan seperti mesin 266MHz.

RAM DDR terdiri dari 184-pin modul memori dual in-line (DIMM) yang hanya berfungsi dengan baik dalam motherboard yang dirancang sesuai dengan syarat diatas. DDR Karena DDR RAM datang dalam berbagai kecepatan, menginstal versi lebih cepat dari motherboard yang tidak mendukung adalah membuang-buang uang. DDR RAM hanya akan berjalan secepat memungkinkan jika motherboard men-support.

DDR RAM secara visual berbeda dari SDRAM dimana SDRAM adalah DIMM 168-pin dengan lekukan ganda di bagian bawah sepanjang pin – hanya satu tingkat off-center, dan yang lain offside. DDR SDRAM 184-pin memiliki takik off-center tunggal. DDR RAM biasanya dibuat untuk prosesor 1GHz atau yang lebih cepat. Sebutan seperti PC1600 DDR SDRAM dan DDR SDRAM PC2100 bertepatan dengan FSB tertentu dan kecepatan CPU yang disyaratkan pada CPU. AMD dan Intel menggunakan skema yang berbeda untuk menunjukkan kecepatan prosesor, dan berbagai teknis dan standar sebutan RAM dapat membingungkan. Periksa manual motherboard Anda untuk melihat apa jenis RAM yang kompatibel dengan sistem Anda sebelum membeli memori.

 

Perbedaan Flash Disk dan Eksternal Harddisk

Apakah perbedaan antara usb flash disk dan eksternal harddisk? Padahal jika dilihat secara sekilas, eksternal harddisk adalah flash disk dengan ukuran yang besar. Ternyata tidak sesederhana itu, berikut beberapa perbedaan usb flash disk dan eksternal harddisk :

  • Eksternal harddisk mempunyai design yang sama dengan internal harddisk, kecuali pada eksternal harddisk terdapat casing yang melindungi harddisk. Kebanyakan eksternal harddisk membutuhkan koneksi USB 2.0, karena USB 1.1 tidak terlalu cepat untuk transfer data.
  • Flash disk adalah “Solid State” maksudnya di dalam komponen flash disk tidak ada bagian yang bergerak. Data disimpan secara elektronik menggunakan jutaan space kecil dengan nilai 1 dan 0 (bit). Sedangkan harddisk, baik yang eksternal atau internal menyimpan data menggunakan piringan disk yang berputar ribuan kali setiap menit.
  • Karena flash disk adalah solid state device maka data yang disimpan di dalamnya rapuh dan rawan hilang dibandingkan dengan harddisk. Salah satu contohnya jika pada suatu saat windows mengatakan bahwa flash disk belum diformat pada saat di tancapkan, apakah anda pernah mengalaminya ?
  • Hard Disk Drive (HDD) atau biasa disebut dengan hard drive, hard disk, atau Fixed Disk Drive (FDD) adalah media penyimpanan non volatile yang dapat menyimpan data digital dengan cepat dan memiliki permukaan magnetis.
  • HDD diperkenalkan pada 1956 sebagai media penyimpanan data untuk komputer accounting IBM, pada dasarnya dikembangkan untuk komputer dengan keperluan umum. Pada tanggal 21, kegunaan HDD diperluas dan meliputi banyak kegunaan, seperti sebagai perekam video digital, pemutar audio digital, Personal Digital Assistant (PDA), kamera digital, dan video game. Bahkan, pada perkembangannya saat ini, HDD tidak hanya digunakan pada komputer, tetapi juga mulai merambah dunia telepon seluler.
  • Hard Disk IDE
  • Biasanya, device-device seperti floppy drive, hard drive, dan CD-ROM drive dihubungkan ke komputer melalui  perangkat antarmuka Integrated Drive Electronics (IDE). IDE pada dasarnya bukanlah nama teknik untuk standar interface sebenarnya. Nama orginalnya, AT Attachment (ATA), yang berarti bahwa interface awalnya dikembangkan untuk komputer IBM AT. Hard disk IDE merupakan device penyimpanan data yang ditancapkan ke motherboard dengan interface IDE.
  • Hard Disk SATA
  • Serial Advanced Technology Attachment (SATA) adalah bus primer pada komputer yang didesain untuk mentransfer data antara motherboard dan media penyimpanan data, seperti hard disk dan optical drive di dalam komputer.
  • Keuntungan utama menggunakan hard disk SATA adalah transfer data yang lebih cepat, bisa memindahkan ataupun menambah device selama operasi (jika sistem operasinya support), kabel yang lebih tipis sehingga proses pendinginan udara dapat efisien, dan banyak keunggulan lainnya.
  • Hard Disk SCSI
  • Small Computer System Interface (SCSI) adalah perangkat standar ANSI untuk menghubungkan device ke sistem komputer. Pada umumnya device SCSI adalah media-media penyimpanan data, seperti hard disk SCSI. Umumnya SCSI adalah teknologi paralel, tetapi banyak varian SCSI serial yang sudah beredar di pasaran, seperti Fire Ware dan Fibre Channel.
  • SCSI merupakan alternatif IDE (Integrated Drive Electronics) high-end. Satu buah kontroler IDE dapat mengontrol sebanyak delapan atau 16 drive. Sebagai tambahan, biasanya kabel SCSI lebih besar dan lebih panjang dari pada kabel IDE.
  • Hard Disk SAS
  • Serial Attached SCSI (SAS) adalah teknologi transfer data yang di desain untuk memindahkan data dari dan ke media penyimpanan              pada komputer seperti hard drive dan tape drive. SAS adalah serial protokol point to point yang menggantikan bus SCSI paralel yang muncul pertama kali pada pertengahan 1980-an di pusat data, dan menggunakan SCSI standar. Saat ini, SAS lebih rendah dibandingkan dengan implementasi SCSI paralel, tetapi di masa yang akan datang SAS akan digandakan hingga mencapai kecepatan 6 GB/s, sehingga               memungkinkan banyak transfer data dengan kecepatan tinggi bila dibandingkan dengan yang sudah ada.
  • Protokal SAS dikembangkan oleh komite teknik T10 International Committee For Information Technology Standards (INCITS)                                    dan dipromosikan oleh SCSI Trade Association (SCSITA).
  • Hard Disk Back Planes
  • Blackplane adalah papan sirkuit yang menghubungkan beberapa konektor secara paralel, sehingga masing-masing pin dalam tiap konektor itu dihubungkan ke pin yang sama pada konektor yang lain, dan menjadi bus. Sistem komputer yang menggunakan pendekatan seperti ini disebut dengan bus S-100 karena memiliki 100 pin.
  • Pada sistem dengan kabel, kabel harus dibengkokan saat ingin menambah atau mengurangi kartu dalam sistem, dan pembengkokan ini dapat menyebabkan kerusakan mekanis. Namun, backplane tidak terpengaruh dengan hal lain, sehingga backplane memiliki lifetime yang lebih lama. Sebagai contoh, konektor DIN 41612 yang digunakan pada sistem VMEbus dapat bertahan selama 50 sampai 500 pemasangan dan pencabutan (atau disebut juga dengan maiting cycles), tergantung pada kualitasnya.
  • Backplane dapat digunakan tanpa menggunakan single board komputer untuk menyederhanakan penambahan daya pada kartu plug-in. Sebagai tambahan, banyak kabel ekspansi bus yang membuat bus komputer menjadi backplane eksternal, biasanya terletak pada enclosure, untuk membedakan slot-slot pada komputer itu. Perangkat kabel ini memiliki transmitter pada komputer, papan ekspansi pada backplane jarak jauh, dan kabel diantara keduanya. Kabel ekspansi bus tidak membutuhkan single board komputer pada bus untuk mengontrol kartu I/O yang disebabkan oleh ekspansi listrik
  1. Pengertian HardDisk

    Apa itu Harddisk??
    • Hardisk merupakan piranti penyimpanan sekunder dimana data disimpan sebagai pulsa magnetik pada piringan metal yang berputar yang terintegrasi. Atau dapat diartikan dengan cakram keras. Data disimpan dalam lingkaran konsentris yang disebut track. Tiap track dibagi dalam beberapa segment yang dikenal sebagai sector. Untuk melakukan operasi baca tulis data dari dan ke piringan, harddisk menggunakan head untuk melakukannya, yang berada disetiap piringan. Head inilah yang selanjut bergerak mencari sector-sector tertentu untuk dilakukan operasi terhadapnya. Waktu yang diperlukan untuk mencari sector disebut seek time. Setelah menemukan sector yang diinginkan, maka head akan berputar untuk mencari track. Waktu yang diperlukan untuk mencari track ini dinamakan latency. Harddisk merupakan media penyimpan yang didesain untuk dapat digunakan menyimpan data dalam kapasitas yang besar. Hal ini dilatar belakangi adanya program aplikasi yang tidak memungkinkan berada dalam 1 disket dan juga membutuhkan media penyimpan berkas yang besar misalnya database suatu instansi. Tidak hanya itu, harddisk diharapkan juga diimbangi dari kecepatan aksesnya. Kecepatan harddisk bila dibandingkan dengan disket biasa, sangat jauh. Hal ini dikarenakan harddisk mempunyai mekanisme yang berbeda dan teknologi bahan yang tentu saja lebih baik dari pada disket biasa. Bila tanpa harddisk, dapat dibayangkan betapa banyak yang harus disediakan untuk menyimpan data kepegawaian suatu instansi atau menyimpan program aplikasi. Hal ini tentu saja tidak efisien. Ditambah lagi waktu pembacaannya yang sangat lambat bila menggunakan media penyimpanan disket konvensional tersebut. Jika dibuka, terlihat mata cakram keras pada ujung lengan bertuas yang menempel pada piringan yang dapat berputar Data yang disimpan dalam harddisk tidak akan hilang ketika tidak diberi tegangan listrik. Dalam sebuah harddisk, biasanya terdapat lebih dari satu piringan untuk memperbesar kapasitas data yang dapat ditampung.

    Jenis – Jenis Harddisk
    1.  Disk ATA / EIDE hard disk dengan tipe EIDE (Enhanced Integrated Drive Electronic) atau tipe ATA (Advanced Technology Attachment) adalah standar versi terbaru suatu antar muka disk yang sesuai untuk koneksi ke bus, Banyak produsen disk memiliki rentang disk dengan antar muka EIDE / ATA, disk semacam itu dapat dihubungkan langsung ke bus PCI, yang digunakan pada banyak PC (personal computer). Keuntungan drive EIDE / ATA yang signifikan adalah harganya yang cukup murah, karena penggunaannya di pasaran PC. Salah satu kekurangan utamanya adalah diperlukan kontroler terpisah untuk tiap drive jika dua drive digunakan bersamaan untuk meningkatkan performa. Salah satu produsen chip yang terkenal sudah menyertakan kontroler yang memungkinkan disk EIDE / ATA dihubungkan langsung ke motherboard.
    2. Disk SCSI, banyak disk memiliki antar muka yang didesain untuk koneksi ke bus SCSI standar. Disk tersebut cenderung lebih mahal, tetapi mempunyai performa yang lebih baik, yang dimungkinkan karena kelebihan bus SCSI daripada bus PCI. Akses yang bersamaan dapat dilakukan ke banyak disk drive karena antar muka drive secara aktif dihubungkan ke bus SCSI hanya pada saat drive tersebut siap untuk transfer data. Hal ini terutama berguna dalam aplikasi dimana terdapat sejumlah besar request untuk file kecil, yang sering terjadi dalam komputer yang digunakan sebagai file server.
    3. Disk RAID, menjanjikan performa yang luar biasa dan menyediakan penyimpanan yang besar dan handal. Disk tersebut digunakan baik dalam komputer performa tinggi atau dalam sistem yang memerlukan keandalan yang lebih tingi dari tingkat normal. Akan tetapi, dengan semakin menurunnya harga ke tingkat yang lebih terjangkau, disk tersebut menjadi lebih menarik bahkan untuk sistem komputer dengan ukuran rata – rata.
    4 Disk SATA, hard disk dengan tipe SATA (Serial Advanced Technology Attachment), yaitu interface disk ATA (Advanced Technology Attachment) dengan versi Serialnya menggunakan kabel tipis yang memiliki total kabel kecil sekitar dua pertiga dari total kabel harddisk dengan tipe EIDE atau ATA disk yang berjumlah 39 pins dan SATA mempunyai kecepatan pengiriman data sangat tinggi serta mengurani latensi. Sehingga bus serial ini mampu melebihi kecepatan bus paralel.
    5.SATA dalam mentransfer data secara berurutan atau serial lewat kabelnya dan juga secara teknik SATA menyusun sendiri disk yang tersambung ke dalam motherboard tanpa adanya sistem master ataupun slave, sehingga kabel SATA hanya dapat digunakan pada satu hard disk. Tipe hard disk yang telah dibahas ini, semuanya masuk dalam kategori internal hard disk, maksudnya yang diinstall di dalam CPU. Selain internal hard disk ada juga eksternal harddisk (hard disk yang berada diluar CPU), jadi bisa dipindah – pindahkan. Eksternal hard disk mempunyai kecepatan rotasi 7200 rpm, pemasangannya sangat mudah, tidak perlu membongkar PC dan hanya dengan menghubungkan port USB ke PC, dan dapat mentransfer data 480 Mbps.

Dalam kehidupan sehari-hari kita sering kali mengenal kata tanah, selain itu tanah tidak pernah terlepas dari pandangan maupun sentuhan dari perhatian kita. Kita melihatnya, menginjaknya, mempergunakannya dan memperhatikannya. Namun apakah anda tau apakah tanah itu? Bagaimana tanah itu terbentuk? Bahan-bahan yang membentuk tanah? Serta berbagai sifat-sifatnya? Bahkan tanpa kita sadari bahwa sebetulnya tanah di suatu tempat berbeda dengan tanah di lain tempat, apa yang menyebabkan perbedaan tersebut? Monggo dibaca blognya, semoga bermanfaat :)

Tau enggak sih, kalau tanah di Indonesia sebenarnya termasuk ke dalam klasifikasi tanah yang kadar kesuburannya tidak begitu subur, yah sedang-sedang saja lah, karena di Indonesia kebanyakan mengandung jenis tanah Ultisol dan Inseptisol, namun hal ini, tidak menjadi kendala untuk Indonesia dapat mengembangkan pertanian di bidang pangan maupun meningkatkan devisa Negara dengan mengimpor bahan-bahan pertanian kita. Kuncinya adalah sebenarnya petani dan masyarakat Indonesia cerdik dalam membaca tanaman apa yang cocok untuk jenis tanah di Indonesia, namun jangan salah juga bahwa tidak semua tanah di Indonesia sama loh, contohnya di daerah sumatera yang kadar hujannya cukup banyak sangat cocok ditanami kelapa sawit,  namun coba bandingkan dengan daerah Jawa Timur kita tidak akan pernah menemukan tanaman kelapa sawit yang tumbuh subur. Hal ini dikarenakan tanaman kelapa sawit butuh banyak asupan air untuk ia tumbuh subur. Sebaliknya, di daerah Jawa Timur yang mempunyai tanah jenis vertisol dan grumusol yang notabennya sering mengalami kemarau panjang atau sedikit air,sehingga tanah seringkali menjadi retak, banyak sekali kita temukan tanaman jati tumbuh subur dan siap dipanen.

Begitu juga Tanah Gambut jenis Tanah Histosol cocok untuk tanaman Akasia asikarva atau tanaman kayu sehingga sempat terjadi kegagalan proyek 1 juta ha lahan gambut akibat salah memprediksi dalam memilih tanaman yang akan ditanam di lahan tersebut. Sehingga apabila kita mengenal dengan baik keadaan alam kita, maka kita akan dapat mengeksplor kekayaan alam kita agar lebih bermanfaat bukan hanya untuk diri sendiri namun juga untuk khalayak umum, sebagai wujud syukur kita kepada Allah SWT.

 

Masih penasaran kan tentang tanah itu sendiri??? lihat ulasan dibawah ini ya semoga kita bisa lebih menjadi makhluk Allah yang selalu bersyukur :)

 

Kurangnya perhatian kita terhadap tanah mungkin disebabkan oleh adanya berbagai pengertian dan pandangan mengenai produk alam itu. Misalnya, bagi seorang insinyur tambang tanah merupakan benda yang menimbun pelikan tambang yang harus ia pelajari atau cari. Oleh karena itu, tanah merupakan penghalang dan harus disingkirkan, bagi seorang insinyur sipil tanah merupakan tempat membangun gedung-gedung, jalan-jalan, dan sebagainya. Bila tanah mempunyai sifat-sifat baik, maka tanah berguna bagi dia. Tetapi bila tidak, maka tanah akan dikeduk, dan diganti dengan batu atau kerikil. Bagi seorang ibu atau bapak tanah merupakan bahan yang menyebabkan rumah, pakaian atau barang lain menjadi kotor. Bagi seorang petani tanah merupakan tempat bagi tumbuhan. Kehidupannya tergantung dari tanah dan oleh karena itu ia akan lebih memperhatikan sifat-sifat tanah. Baginya tanah merupakan sesuatu yang berguna dan diperlukan.

 

Seorang ahli tanah menganggap tanah sebagai tubuh alam yamg berdimensi luas dan dalam. Ia juga memandang tanah sebagai hasil kerja gaya-gaya pembangunan dan penghancur. Pelapukan bahan organik nerupakan kejadian destruktif, sedangkan pembentukan mineral baru, seperti liat dan perkembangan suatu horizon merupakan kejaadian sintetik. Ia menganggap tanah sebagai suatu tempat bagi tanaman. Ia juga melihat pentingnya peranan tanaman dalam pembentukan tanah dan menyadari kegunaan tanah yang terpenting ialah untuk bercocok tanam.

Tanah terbentuk dari aktivitas batuan yang hancur baik secara fisik, kimia maupun biologi. Namun, biasanya batuan tersebut hancur karena adanya pelapukan kemudian diangkut oleh udara ataupun sungai, kemudian di endapkan diatas hamparan batuan tadi. Itulah yang menyebabkan susunan dari tanah itu sendiri berbeda dari tempat ke tempat. Perlu kita ketahui juga hamparan susunan yang dipaparkan diatas tidak dikatakan tanah. Namun, susunah tanah yang berada di atas batuan induk biasa disebut regolit. Lalu apa tanah itu sendiri? Tanah merupakan lapisan zeolit teratas setebal 1-2 m maka lapisan itu berbeda dengan lapisan dibawahnya. Karena lapisan tersebut dekat dengan atmosfer maka ia akan mengalami hancuran iklim. Dan di dalam lapisan itu terkumpul semua aktivitas perakaran sisa tanaman yang tertimbun di atas permukaan regolit diangkut oleh cacing atau semut ke lapisan lebih dalam dan lapuk oleh jazad mikro.

Kesuburan tanah tidak terlepas dari keseimbangan biologi, fisika dan kimia; ketiga unsur tersebut saling berkaitan dan sangat menentukan tingkat kesuburan lahan pertanian. Tanpa disadari selama ini sebagian besar pelaku tani di Indonesia hanya mementingkan kesuburan yang bersifat kimia saja, yaitu dengan memberikan pupuk anorganik seperti : urea, TSP/SP36, KCL dan NPK secara terus menerus dengan dosis yang berlebihan.

Adapun faktor-faktor pembentuk tanah yang juga dapat mempengaruhi tingkat kesuburan suatu tanah. Diantaranya ialah waktu, organisme, iklim, topografi dan bahan organik. Dalam mendukung kehidupan tanaman, tanah memiliki empat fungsi utama yaitu :

1. Memberi unsur hara dan sebagai media perakaran

2. Menyediakan air dan sebagai tempat penampung (reservoir) air

3. Menyediakan udara untuk respirasi (pernafasan) akar

4. Sebagai media tumbuhan tanaman

Tanah tersusun dari empat komponen dasar, yakni bahan mineral yang berasal dari pelapukan batu-batuan, bahan organik yang berasal dari pembusukan sisa makhluk hidup, air dan udara. Berdasarkan unsur penyusunannya, tanah dibedakan menjadi dua golongan, yaitu tanah mineral dan tanah organik.

A. SIFAT FISIK TANAH

1. PROFIL TANAH

Jika tanah digali sampai kedalaman tertentu, dari penampang vertikalnya dapat dilihat gradasi warna yang membentuk lapisan-lapisan (horison) atau biasa disebut profil tanah. Di tanah hutan yang sudah matang terdapat tiga horison penting yaitu horison A, B dan C

Horison A atau Top Soil adalah lapisan tanah paling atas yang paling sering dan paling mudah dipengaruhi oleh faktor iklim dan faktor biologis. Pada lapisan ini sebagian besar bahan organik terkumpul dan mengalami pembusukan.

Horison B disebut juga dengan zona penumpukan (illuvation zone). Horison ini memiliki bahan organik yang lebih sedikit tetapi lebih banyak mengandung unsur yang tercuci daripada horizon A.

Horison C adalah zona yang terdiri dari batuan terlapuk yang merupakan bagian dari batuan induk.

Kegiatan pertanian umumnya berada pada horison A dan B.

2. WARNA TANAH

Warna adalah petunjuk untuk beberapa sifat tanah. Biasanya perbedaan warna permukaan tanah disebabkan oleh perbedaan kandungan bahan organik. Semakin gelap warna tanah semakin tinggi kandungan bahan organiknya. Warna tanah dilapisan bawah yang kandungan bahan organiknya rendah lebih banyak dipengaruhi oleh jumlah kandungan dan bentuk senyawa besi (Fe). Di daerah yang mempunyai sistem drainase (serapan air) buruk, warnah tanahnya abu-abu karena ion besi yang terdapat di dalam tanah berbentuk Fe2+.

3. TEKSTUR TANAH

Komponen mineral dalam tanah terdiri dari campuran partikel-partikel yang secara individu berbeda ukurannya. Menurut ukuran partikelnya, komponen mineral dalam tanah dapat dibedakan menjadi tiga yaitu; Pasir, berukuran 50 mikron – 2 mm; Debu, berukuran 2 – 50 mikron dan Liat, berukuran dibawah 2 mikron.

Tanah bertekstur pasir sangat mudah diolah, tanah jenis ini memilikiaerasi (ketersediaan rongga udara) dan drainase yang baik, namun memiliki luas permukaan kumulatif yang relatif kecil, sehingga kemampuan menyimpan airnya sangat rendah atau tanahnya lebih cepat kering.

 

Tekstur tanah sangat berpengaruh pada proses pemupukan, terutama jika pupuk diberikan lewat tanah. Pemupukan pada tanah bertekstur pasir tentunya berbeda dengan tanah bertekstur lempung atau liat. Tanah bertekstur pasir memerlukan pupuk lebih besar karena unsur hara yang tersedia pada tanah berpasir lebih rendah. Disamping itu aplikasi pemupukannya juga berbeda karena pada tanah berpasir pupuk tidak bisa diberikan sekaligus karena akan segera hilang terbawa air atau menguap.

B. SIFAT KIMIA TANAH

Sifat kimia tanah berhubungan erat dengan kegiatan pemupukan. Dengan mengetahui sifat kimia tanah akan didapat gambaran jenis dan jumlah pupuk yang dibutuhkan. Pengetahuan tentang sifat kimia tanah juga dapat membantu memberikan gambaran reaksi pupuk setelah ditebarkan ke tanah.

Salah satu sifat kimia tanah adalah keasaman atau pH (potensial of hidrogen), pH adalah nilai pada skala 0-14, yang menggambarkan jumlah relatif ion H+ terhadap ion OH- didalam larutan tanah. Larutan tanah disebut bereaksi asam jika nilai pH berada pada kisaran 0-6, artinya larutan tanah mengandung ion H+ lebih besar daripada ion OH-, sebaliknya jika jumlah ion H+ dalam larutan tanah lebih kecil dari pada ion OH- larutan tanah disebut bereaksi basa (alkali) atau miliki pH 8-14. Tanah bersifat asam karena berkurangnya kation Kalsium, Magnesium, Kalium dan Natrium. Unsur-unsur tersebut terbawa oleh aliran air kelapisan tanah yang lebih bawah atau hilang diserap oleh tanaman.

Di Indonesia pH tanah umumnya berkisar 3-9 tetapi untuk daerah rawa seeperti tanah gambut ditemukan pH dibawah 3 karena banyak mengandung asam sulfat sedangakan di daerah kering atau daerah dekat pantai pH tanah dapat mencapai di atas 9 karena banyak mengandung garam natrium.

Ada 3 alasan utama nilai pH tanah sangat penting untuk diketahui :

1. Menentukan mudah tidaknya ion-ion unsur hara diserap oleh tanaman, pada umumnya unsur hara mudah diserap oleh akar tanaman pada pH tanah netral 6-7, karena pada pH tersebut sebagian besar unsur hara mudah larut dalam air.

2. pH tanah juga menunjukkan keberadaan unsur-unsur yang bersifat racun bagi tanaman. pada tanah asam banyak ditemukan unsur alumanium yang selain bersifat racun juga mengikat phosphor, sehingga tidak dapat diserap oleh tanaman. Pada tanah asam unsur-unsur mikro menjadi mudah larut sehingga ditemukan unsur mikro seperti Fe, Zn, Mn dan Cu dalam jumlah yang terlalu besar, akibatnya juga menjadi racun bagi tanaman.

3. pH tanah sangat mempengaruhi perkembangan mikroorganisme di dalam tanah. Pada pH 5.5 – 7 bakteri jamur pengurai organik dapat berkembang dengan baik

Tindakan pemupukan tidak akan efektif apabila pH tanah diluar batas optimal. Pupuk yang telah ditebarkan tidak akan mampu diserap tanaman dalam jumlah yang diharapkan, karenanya pH tanah sangat penting untuk diketahui jika efisiensi pemupukan ingin dicapai. Pemilihan jenis pupuk tanpa mempertimbangkan pH tanah juga dapat memperburuk pH tanah.

Derajat keasaman (pH) tanah sangat rendah dapat ditingkatkan dengan menebarkan kapur pertanian, sedangkan pH tanah yang terlalu tinggi dapat diturunkan dengan penambahan sulfur. Dapat disimpulkan, secara umum pH yang ideal bagi pertumbuhan tanaman adalah mendekati 6.5-7. Namun kenyataannya setiap jenis tanaman memiliki kesesuaian pH yang berbeda.

C. SIFAT BIOLOGI TANAH

Banyaknya mikroorganisme yang tinggal di dalam tanah sangat berpengaruh terhadap tingkat kesuburan suatu tanah. Akibatnya, tanaman yang berada di tanah yang subur dan kadar hara banyak maka tanaman tersebut akan subur dan menghasilkan hasil yang seperti kita inginkan. Karena organisme tanah itu sendiri, seperti cacing, rayap, ulat dan sebagainya mempunyai peranan besar dalam menghancurkan sisa-sisa tanaman yang berada di dalam tanah. Dan cacing juga mempunya feses yang biasa disebut casting yang deapat menyuburkan tanah. Nah, itulah dia mengapa kita wajib untuk saling menghargai antar sesama makhluk Tuhan baik yang terlihat maupun tidak terlihat oleh mata. Karena tanpa kita sadari, semua makhluk-Nya mempunyai peranan besar dalam kehidupan kita sehari-hari.

 

Sekian blog ulasan yang mengangkat sedikit tentang Tanah dan apa-apa saja di dalamnya yang itu semua merupakan susunan simbiosis di dalam kehidupan kita sehari-hari yang tidak boleh kita lupakan dan abaikan , semoga bermanfaat untuk temen-temen semua dan bisa menjadi inspirasi membangun Indonesia yang lebih maju :) hehe

Welcome to Student.ipb.ac.id. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!

Categories
Bookmarks